IBX5B0A3CA409E1C Tata Cara Mandi Wajib (Junub) Yang Benar, Lengkap! - Yuk!Belajar

Tata Cara Mandi Wajib (Junub) Yang Benar, Lengkap!

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada Kesempatan ini kita akan membahas Tentang Tata Cara Mandi Wajib (Junub) Yang Benar. Sebelum kita masuk ke pembahasan Tata Caranya, kamu harus tau dulu perkara apa saja yang menyebabkan seseorang harus melaksanakan mandi Wajib (Junub).


Berikut adalah perkara yang menyebabkan mandi Wajib.

Hal-Hal Yang dapat membuat seseorang melakukan Mandi Wajib

Jika ada seseorang mendapatkan beberapa perkara dibawah ini, maka ia wajib melakukan mandi wajib.
  1. Setelah Wanita mengeluarkan darah Haid.
  2. Setelah keluarnya darah nifas pada wanita.
  3. Setelah Melahirkan
  4. Mengeluarkan Air mani pada pria.
  5. Setelah bertemunya kedua kemaluan (hubungan suami istri) Meskipun tidak mengeluarkan mani.
  6. Orang Kafir yang baru masuk islam, atau orang yang mu'alaf.
  7. Disaat orang meninggal dunia.
Nah jika ada seseorang yang mendapatkan beberapa perkara diatas, maka ia harus melaksanakan mandi wajib.

Hal-hal yang harus di perhatikan dalam tata cara mandi wajib (junub)

Sebelum membahas tata cara mandi wajib, sebaiknya kamu harus mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam tata cara mandi wajib ini.
  • Menggunakan air yang suci, artinya air yang murni dan belum tercampur oleh sabun ataupun pengotor lain yang akan merubah sifat dan juga warna air.
  • Mandi wajib itu sudah menggatikan wudhu. Karena Rasulullah SAW sudah tidak wudhu lagi setelah ia melakukan mandi wajib.
Seperti riwayat yang telah disampaikan oleh bunda Aisyah R.a :
“Rasulullah SAW tidak berwudhu setelah mandi.Para ulama sudah bersepakat bahwasanya mandi besar sudah dapat menggantikan wudhu, dikarenakan sebab-sebab hadast besar lebih banyak dari pada hadast kecil. Oleh karena itu ketika hadast besar dibersihkan maka hadast kecil juga telah hilang. Dan masih banyak alasan lain yang dijelaskan oleh para ulama." 
  • Seluruh bagian tubuh harus terkena air. Untuk yang berbadan gemuk biasanya ada bagian bawah tubuh seperti lipatan–lipatan tertentu yang tidak terkena air. Nah itu dapat membuat mandi wajib tidak sempurna. Jadi seluruh tubuh harus terkena air.
  • Tidak boleh menutup kepala ketika mandi dikarenakan dapat menghalangi rambut serta kulit kepala dari air. Kebiasaan ini biasa dilakukan oleh ibu–ibu.
  • Bagi perempuan yang menyanggul rambutnya boleh tidak melepas penutup kepalanya.Itulah panduan tata cara solat dan hal yang berkaitan dengannya, semoga dapat menambah kesempurnaan kita dalam beribadah kepada Allah Subhaanahu Wata’ala.

Setelah kamu mengetahui beberapa hal tersebut, sekarang kita akan membahas tata cara mandi wajib (Junub) yang benar.

Tata Cara Mandi Wajib (Junub) atau Mandi Besar Dengan Benar

Berikut adalah langkah-langkahnya :

1. Dimulai dengan niat mandi wajib. Ada beberapa niat dalam mandi wajib, yaitu sebagai berikut.

Pertama, jika disebabkan oleh mimpi basah, keluar mani. Niatnya sebagai berikut.
BISMILLAHI RAHMANI RAHIM, NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artiya:
     Dengan menyebut nama Allah, Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar dari junub fardhu, karena Allah Ta’aala

Kedua, jika mandi wajib disebabkan karena haid, maka niat adalah sebagai berikut.
BISMILLAHI RAHMANI RAHIM, NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artinya :
     Dengan menyebut nama Allah Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haid, fardhu karena Allah Ta’ala

Ketiga, jika mandi wajib disebabkan karena nifas, maka niatnya adalah sebagai berikut.
BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artinya :
     Dengan menyebut nama Allah Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas, fardhu karena Allah Ta’ala

Kamu bisa membacanya dengan bahasa arab atau bahasa indonesia, sesuai yang kamu hapal.

Tata cara selanjutnya...

2. Membersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, tujuannya agar tangan benar benar bersih dari najis.

3. Membersihkan bagian tubuh yang kotor, Kemudian bercebok untuk membersihkan kemaluan serta kotoran yang ada disekitarnya hingga bersih, dengan menggunakan tangan sebelah kiri.

4. Mencuci tangan kembali, setelah tangan tadi digunakan untuk mencuci kemaluan, caranya yaitu dengan membersihkannya menggunakan sabun.

5. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika ingin melaksanakan shalat.

6. Mengguyur kepala, caranya membasahi kepala sebanyak tiga kali sampai seluruh permukaan kulit kepala dan rambut dibasahi oleh air.

7. Mencuci kepala bagian kanan terlebih dulu, kemudian kepala bagian kiri.

8. Menyela-nyela atau menyilang-nyilang rambut dengan sela-sela jari tangan.

9. Mengguyur air ke seluruh tubuh diawali dari sisi sebelah kanan, kemudian sisi sebelah kiri.

10. Setelah itu barulah diperbolehkan untuk mencuci ulang seluruh tubuh menggunakan sabun, ataupun membilas rambut menggunakan shampoo. 

Untuk lebih jelasnya silahkan kalian lihat video ini.

Tata cara mandi wajib ini dilakukan apabila dalam kondisi normal, dan dapat diganti dengan tayamum menggunakan debu, bila tidak terdapat air.

Jadi sudah jelas bagaimana tata cara mandi wajib yang benar? Dalam melakukan mandi wajib harus sesuia dengan urutannya.
Disunnahkan untuk melaksanakan mandi wajib itu dengan tertib seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa aalihi wasallam.

Tambahan Mengenai Mandi Wajib

Ada tambahan mengenai tata cara mandi wajib Oleh Sheikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairiy
  1. Mandi wajib dimulai dengan mengucapkan basmalah kemudian berniat untuk menghilangkan hadast besar
  2. Membersihkan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian bercebok.
  3. Membersihkan kemaluannya, dan juga kotoran yang ada di sekitarnya.
  4. Berwudhu seperti halnya orang yang berwudhu ketika hendak melaksanakan shalat, kecuali kedua kakinya. Namun boleh membersikan kedua kakinya disaat berwudhu ataupun mengakhirkannya sampai selesai mandi.
  5. Mencelupkan kedua telapak tangannya ke dalam air, kemudian menyela-nyela pangkal rambut kepalanya dengan kedua telapak tangannya tersebut, lalu membersihkan kepalanya dan kedua telinganya tiga kali dengan tiga cidukan.

Tata cara mandi wajib diatas didasari dari hadist Rasulullah SAW, seperti berikut.

Hadist Pertama:

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha; dia berkata, “Bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dari janabah maka beliau mulai dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhunya untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jarinya kedalam air kemudian menyela dasar-dasar rambutnya, sampai beliau menyangka air sampai kedasar rambutnya kemudian menyiram kepalanya dengan kedua tangannya sebanyak tiga kali kemudian beliau menyiram seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits kedua :

Aisyah radhiallahu ‘anha juga berkata, “Aku mandi bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari satu tempayan, dan kami sama-sama mengambil air dari tempayan tersebut.” (HR. Muslim)

Hadits ketiga :

Dari Maimunah binti Al-Harits radhiyallahu‘anha; dia mengatakan, “Saya menyiapkan air bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mandi junub. Kemudian beliau menuangkan (air tersebut) dengan tangan kanannya di atas tangan kirinya sebanyak dua kali – atau tiga kali, kemudian beliau cuci kemaluannya, lalu menggosokkan tangannya di tanah atau di tembok sebanyak dua kali – atau tiga kali. Selanjutnya, beliau berkumur-kumur dan ber-istinsyaq (menghirup air), kemudian beliau cuci mukanya dan dua tangannya sampai siku. Kemudian beliau siram kepalanya lalu seluruh tubuhnya. Kemudian beliau mengambil posisi/tempat, bergeser, lalu mencuci kedua kakinya. Kemudian saya memberikan kepadanya kain (semacam handuk, pen.) tetapi beliau tidak menginginkannya, lalu beliau menyeka air (di tubuhnya) dengan menggunakan kedua tangannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Demikianlah artikel tentang tata cara melakukan mandi wajib (junub) dengan benar, semoga artikel ini dapat membantu kalian semua. Sekian dan terima kasih.

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top